ITB Gulirkan Beasiswa Pascasarjana untuk Wartawan, Perkuat Reputasi Global dan Sinergi dengan Media

SOREANG EKSPRES– Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun komunikasi publik yang kuat dan berdampak. Kampus teknik tertua di Indonesia ini resmi meluncurkan Program Beasiswa Media ITB 2026 yang ditujukan khusus bagi insan pers. Program tersebut diumumkan dalam agenda “Dialog, Apresiasi, serta Penguatan Kemitraan ITB dan Media” yang dirangkaikan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama, di Lounge 84 Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Bandung, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat relasi sekaligus memperluas ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan media.

Perkuat Reputasi Global Lewat Media Digital

Dalam forum tersebut, pimpinan kampus menekankan bahwa media memiliki peran penting dalam membangun reputasi dan visibilitas ITB, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi ITB, Dr. A. Rikrik Kusmara, menyampaikan bahwa kampus harus adaptif terhadap perkembangan lanskap komunikasi digital.

“ITB perlu memperkuat reputasi global melalui kehadiran di media digital dalam konteks nasional dan internasional,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, ITB tengah menyiapkan peluncuran ITB TV. Kanal ini dirancang menjadi wadah resmi bagi para pakar ITB untuk menyampaikan pandangan ilmiah, analisis saintifik, hingga respons terhadap isu-isu aktual yang berkembang di masyarakat.

Tak hanya itu, ITB TV juga akan menyajikan analisis prospektif dan foresight terkait dinamika masa depan, sejalan dengan kepakaran ITB di bidang Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM). Melalui kanal ini, ITB ingin memperkuat positioning sebagai rujukan keilmuan yang kredibel, berbasis riset, serta relevan dengan kebutuhan zaman.

BACA JUGA:  Staf KORMI Kab. Bandung Mengaku Bisa Bikin id Card Yang Dikeluarkan Dewan Pers, Gampang KTA Bikin Sendiri Bisa

Langkah tersebut dinilai penting di tengah derasnya arus informasi digital yang menuntut kehadiran sumber pengetahuan yang akurat dan terpercaya.

Tiga Beasiswa Pascasarjana untuk Wartawan

Pada kesempatan yang sama, Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Dr. N. Nurlaela Arief, menegaskan bahwa hubungan kampus dan media harus melampaui sekadar publikasi kegiatan.

“Kolaborasi ITB dan media bukan semata relasi publikasi, tetapi kemitraan dalam membangun ekosistem pengetahuan,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, ITB menghadirkan tiga beasiswa pascasarjana khusus bagi wartawan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi jurnalis, terutama di bidang bisnis dan manajemen, sekaligus membuka akses pendidikan berkualitas bagi insan media.

Lebih dari sekadar menempuh studi, penerima beasiswa juga diharapkan berkontribusi dalam penulisan studi kasus, buku, maupun produk jurnalistik berbasis pengetahuan. Dengan demikian, proses akademik dapat terhubung langsung dengan praktik jurnalistik di lapangan.

“Program ini kami rancang sebagai upaya peningkatan kapasitas jurnalis secara multidisiplin,” ujar Nurlaela.

Beasiswa ini terbuka bagi wartawan berusia maksimal 45 tahun, memiliki prestasi akademik yang baik, serta bersedia menyelesaikan studi maksimal 18 bulan sesuai standar akademik ITB. Tahapan seleksi meliputi administrasi, seleksi akademik, hingga wawancara dan diskusi kelompok terarah (FGD).

Program ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya jurnalis dengan perspektif yang lebih komprehensif, analitis, dan berbasis data, terutama dalam meliput isu ekonomi, bisnis, inovasi, serta kebijakan publik.

BACA JUGA:  Tips Aman Mudik Lebaran Menggunakan Sepeda Motor

Perluas Ruang Dialog dan Apresiasi

Selain pengumuman beasiswa, agenda tersebut juga menjadi ruang dialog terbuka antara pimpinan kampus dan insan media. ITB memberikan apresiasi kepada media mitra atas kontribusi pemberitaan yang konstruktif dan informatif selama ini.

Nurlaela mengungkapkan, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan peran bersama dalam menghadirkan informasi yang mencerahkan publik.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat berdiri sendiri dalam menyampaikan capaian riset, inovasi, maupun kontribusi sosial tanpa dukungan media yang profesional dan berintegritas.

Melalui peluncuran beasiswa dan penguatan kolaborasi ini, ITB berharap hubungan kampus dan media berkembang menjadi kemitraan strategis jangka panjang. Tidak hanya sebatas pemberitaan seremonial, tetapi kolaborasi yang mampu memperluas dampak tridarma perguruan tinggi bagi masyarakat, industri, dan pemerintah.

Dengan langkah tersebut, ITB tak hanya membangun reputasi akademik, tetapi juga memperkuat jembatan pengetahuan antara kampus dan publik melalui peran vital insan pers. (*/a1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *