Dentuman Keras dan Sirene Darurat Gegerkan Abu Dhabi, KBRI Imbau WNI Tetap Berlindung

SOREANG EKSPRES – Suasana tegang sempat menyelimuti Abu Dhabi pada Senin (2/3) pagi sekitar pukul 09.04 waktu setempat setelah terdengar suara ledakan keras di wilayah ibu kota Uni Emirat Arab tersebut. Insiden ini memicu kepanikan warga dan peningkatan kewaspadaan aparat keamanan.

Suara jet tempur dilaporkan beberapa kali melintas di udara. Dari kawasan permukiman Al Reef Abu Dhabi, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Bandara Internasional Zayed, terdengar dentuman keras yang diduga berasal dari sistem pertahanan udara. Tak lama kemudian, sirene peringatan darurat meraung, menandakan situasi siaga sedang diberlakukan.

Getaran kuat akibat ledakan membuat aktivitas masyarakat sempat terhenti. Warga memilih berlindung di dalam rumah masing-masing, sementara aparat keamanan memperketat penjagaan di sejumlah titik penting. Akses menuju kawasan bandara juga dibatasi sejak sehari sebelumnya sebagai langkah antisipasi.

Menanggapi perkembangan tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab, Judha Nugraha, segera mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Abu Dhabi dan sekitarnya.

“Kami meminta seluruh WNI untuk tetap tenang dan segera mengambil langkah perlindungan diri. Tetap berada di dalam rumah atau tempat tinggal masing-masing (take shelter), jauhi jendela, dan hindari aktivitas di luar ruangan hingga situasi dinyatakan aman,” ujar Dubes Judha melalui pesan singkat.

Ia menegaskan bahwa KBRI Abu Dhabi tengah berkoordinasi intensif dengan otoritas keamanan setempat serta tim respons krisis guna memantau perkembangan situasi dan memastikan keselamatan WNI.

BACA JUGA:  Kejari Kabupaten Bandung Amankan Buronan Korupsi 12 Tahun

“KBRI terus berkomunikasi dengan otoritas keamanan setempat dan crisis response team. Kami juga membuka jalur komunikasi darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Hingga laporan ini disampaikan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai tingkat kerusakan maupun kemungkinan adanya korban. Meski demikian, kondisi di Abu Dhabi secara umum terpantau tetap kondusif. Aktivitas masyarakat berangsur normal, walaupun patroli militer dan pengamanan diperketat di sejumlah lokasi strategis.

KBRI mengimbau seluruh WNI untuk terus mengikuti informasi resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi agar tidak memicu kepanikan. Perkembangan lanjutan akan diumumkan setelah ada pernyataan resmi dari otoritas terkait.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *