Kenapa Terjadi Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Barat? Ini Penyebabnya

SOREANG EKSPRES – Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah warga di berbagai daerah di Jawa Barat mengeluhkan terjadinya pemadaman listrik bergilir. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama di wilayah yang mengalami pemadaman dalam durasi cukup lama. Lalu, apa sebenarnya penyebab pemadaman listrik bergilir tersebut?

PT PLN (Persero) sebagai penyedia utama tenaga listrik menjelaskan jika pemadaman listrik bergilir tersebut dipicu masalah teknis pada sistem pembangkit listrik di Jawa yang akhirnya mengakibatkan gangguan pasokan listrik.

Manager Komunikasi PLN UID Jawa Barat, Nurmalitasari, menyebut jika kondisi sistem kelistrikan Jawa saat ini masih dalam kondisi terkendali. Namun, PLN mesti menerapkan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah demi menjaga keandalan pasokan listrik secara keseluruhan.

“PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi dan terkendali secara baik. Namun demikian, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah,” kata Nurmalitasari dalam keterangan resmi.

Menurut Nurmalitasari, langkah yang diambil ini disebabkan gangguan pada operasional pembangkit listrik. Ia bahkan menyebut jika dua unit pembangkit besar dilaporkan mengalami kendala sehingga sulit beroperasi.

“Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik,” tuturnya.

BACA JUGA:  bank bjb Bukukan Kinerja Positif, Aset Tembus Rp228,2 Triliun dan Laba Tumbuh 58,8%

Akibat pemadaman bergilir ini, berbagai aktivitas masyarakat menjadi terganggu. Tidak sedikit warga yang mengeluh karena aktivitas utama yang melibatkan listrik menjadi terhenti. Tak hanya itu, beberapa layanan publik yang bergantung pada listrik dan internet juga terdampak.

Meski demikian, PLN masih terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan, salah satunya dengan mengoptimalkan pasokan pembangkit lain agar kebutuhan masyarakat akan listik dapat terpenuhi.

“PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan,” kata Nurmalitasari.

Nurmalitasari juga memastikan jika kebijakan pemadaman ini dilakukan hanya bersifat sementara, seiring dengan upaya pemulihan kondisi pasokan listrik.

“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *