SOREANG EKSPRES – Download Modul Ajar dan RPP Kurikulum Merdeka SD SMP Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi salah satu pencarian yang mengalami peningkatan menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Banyak guru dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai mempersiapkan berbagai perangkat pembelajaran agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal sejak hari pertama sekolah.
Persiapan tersebut tidak hanya mencakup penyusunan administrasi pembelajaran, tetapi juga penyesuaian perangkat ajar dengan kebijakan terbaru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, contoh modul ajar dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) masih menjadi referensi penting bagi para pendidik.
Melalui contoh perangkat pembelajaran yang telah tersedia, guru dapat menyusun modul ajar secara lebih sistematis, efisien, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di masing-masing sekolah.
Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, modul ajar merupakan perangkat pembelajaran yang dirancang untuk membantu guru melaksanakan proses belajar mengajar secara terarah, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik.
Modul ajar sering disebut sebagai pengembangan dari RPP atau dikenal pula sebagai RPP Plus (RPP+). Hal ini karena isi modul ajar jauh lebih lengkap dibandingkan RPP konvensional.
Apabila RPP hanya berisi rencana pelaksanaan pembelajaran, modul ajar juga memuat berbagai komponen tambahan seperti:
- Tujuan pembelajaran.
- Strategi pembelajaran.
- Asesmen.
- Refleksi guru.
- Refleksi peserta didik.
- Pengayaan dan remedial.
- Lampiran bahan ajar.
Melalui modul ajar, guru memiliki panduan yang lebih rinci sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.
Salah satu keunggulan Kurikulum Merdeka adalah memberikan keleluasaan kepada guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran.
Artinya, tidak terdapat format baku yang wajib digunakan oleh seluruh sekolah di Indonesia. Guru dapat menyesuaikan isi modul ajar berdasarkan berbagai faktor, seperti:
- Kondisi peserta didik.
- Karakteristik sekolah.
- Lingkungan belajar.
- Sarana dan prasarana.
- Mata pelajaran yang diampu.
- Tujuan pembelajaran.
Sebagai contoh, guru SD dapat menerapkan pendekatan belajar sambil bermain agar siswa lebih aktif. Sementara itu, guru SMP dapat memanfaatkan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), diskusi kelompok, studi kasus, maupun pembelajaran kontekstual agar materi lebih mudah dipahami.
Walaupun Kurikulum Merdeka lebih banyak menggunakan istilah modul ajar, keberadaan RPP tetap memiliki fungsi penting dalam proses pembelajaran.
Perangkat pembelajaran tersebut menjadi pedoman guru dalam merancang kegiatan belajar mulai dari pembukaan, inti pembelajaran, hingga penutup.
Penyusunan perangkat ajar yang baik diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang:
- Aktif.
- Kreatif.
- Menyenangkan.
- Inspiratif.
- Menantang.
- Berpusat pada peserta didik.
Melalui pembelajaran tersebut, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, hingga kemampuan memecahkan masalah.
Struktur Modul Ajar Kurikulum Merdeka SD dan SMP
Secara umum, modul ajar dalam Kurikulum Merdeka terdiri atas tiga bagian utama.
- Informasi Umum
Bagian pertama memuat identitas dasar perangkat pembelajaran.
Beberapa komponen yang biasanya terdapat pada bagian ini antara lain:
- Identitas modul.
- Kompetensi awal peserta didik.
- Profil Pelajar Pancasila.
- Sarana dan prasarana.
- Karakteristik atau target peserta didik.
- Model pembelajaran.
- Jumlah peserta didik.
- Alokasi waktu.
Guru dapat menambahkan informasi lain apabila dianggap diperlukan sesuai kebutuhan sekolah.
- Komponen Inti
Bagian inti merupakan isi utama modul ajar karena menjelaskan keseluruhan proses pembelajaran.
Komponen yang biasanya terdapat di dalamnya meliputi:
- Tujuan pembelajaran.
- Elemen Capaian Pembelajaran (CP).
- Pemahaman bermakna.
- Pertanyaan pemantik.
- Persiapan pembelajaran.
- Kegiatan pendahuluan.
- Kegiatan inti.
- Kegiatan penutup.
- Alokasi waktu.
- Asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif.
- Program pengayaan.
- Program remedial.
- Refleksi guru.
- Refleksi peserta didik.
Guru juga dapat mengembangkan berbagai aktivitas pembelajaran sesuai karakter mata pelajaran yang diampu.
- Lampiran
Bagian terakhir berisi dokumen pendukung yang melengkapi perangkat pembelajaran.
Isi lampiran umumnya meliputi:
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
- Materi atau bahan ajar.
- Instrumen asesmen.
- Rubrik penilaian.
- Glosarium.
- Daftar pustaka.
Seluruh referensi yang digunakan selama penyusunan modul ajar sebaiknya dicantumkan sebagai bentuk dokumentasi akademik.
Tetap Mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP)
Meskipun guru diberikan kebebasan dalam menyusun perangkat pembelajaran, penyusunannya tetap harus mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) yang telah ditetapkan pemerintah.
Dengan demikian, tujuan pembelajaran tetap dapat dicapai secara optimal tanpa menghilangkan fleksibilitas yang menjadi ciri utama Kurikulum Merdeka.
Link Download Modul Ajar dan RPP Kurikulum Merdeka 2026/2027
Bagi guru yang sedang mencari referensi perangkat pembelajaran terbaru untuk Tahun Ajaran 2026/2027, tersedia berbagai contoh modul ajar dan RPP yang dapat dipelajari maupun disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.
Berikut beberapa referensi yang dapat dijadikan acuan:
Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka SMP
- Klik di Sini (https://www.smpn1pagedangan.sch.id/read/194/perangkat-pembelajaran-kurikulum-merdeka)
Bank Contoh RPP dan Perangkat Pembelajaran
- Klik di Sini (https://sharingrpp.com/)
Sebelum digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, guru disarankan untuk menyesuaikan kembali isi modul ajar maupun RPP dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, kondisi sekolah, serta tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Dengan melakukan penyesuaian tersebut, perangkat pembelajaran akan menjadi lebih relevan, efektif, dan mampu mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara maksimal di setiap satuan pendidikan.







