SOREANG EKSPRES – Harga emas hari ini di Indonesia menunjukkan tren kenaikan ringan seiring penguatan harga emas global. Berdasarkan data terbaru dari sejumlah sumber resmi, harga emas batangan di dalam negeri bergerak positif, meski dengan kenaikan yang masih terbatas.
Hal tersebut menjadi perhatian bagi investor maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai jangka panjang.
Untuk emas Antam, harga per gram saat ini berada di kisaran Rp2.791.000 hingga Rp2.951.000, tergantung ukurannya. Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali tercatat sekitar Rp2.624.000 per gram.
Data dari IndoGold per 9 Februari 2026 menunjukkan harga jual berada di angka Rp2.837.373 per gram, dengan harga buyback sekitar Rp2.768.500 per gram.
BACA JUGA: BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
Sementara itu, Pegadaian mencatat harganya sedikit lebih tinggi untuk ukuran kecil. Di Pegadaian harganya sekitar Rp2.910.000, sedangkan untuk ukuran besar seperti 1.000 gram, harga per gramnya turun menjadi sekitar Rp2.820.967.
Dari sisi produsen lain, UBS mematok harga yang relatif lebih tinggi dengan harga ukuran 1 gram berada di level Rp2.925.000. Untuk ukuran 10 gram, harga per gram sekitar Rp2.853.200, sedangkan ukuran 100 gram berada di kisaran Rp2.840.690 per gram.
Faktor merek, biaya cetak, distribusi, serta strategi penjualan masing-masing, merupakan salah satu pengaruh adanya perbedaan harga antarpenyedia,
Untuk perbandingannya, Antam 1 gram berada di sekitar Rp2.851.110 per gram, lebih rendah dari UBS. Untuk ukuran 10 gram, harga Antam sekitar Rp2.800.484 per gram, sedangkan ukuran 100 gram berada di kisaran Rp2.793.085 per gram. Perbandingan ini menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli dalam menentukan tempat dan ukuran pembelian emas.
Kenaikan harga ini sejalan dengan pergerakan harga emas dunia. Untuk spot emas XAU/USD tercatat di level US$5.019,79 per troy ounce, naik sekitar 1,11 persen atau setara US$55,17 jika melihat perbandingan penutupan sebelumnya.
Meski demikian, harga emas bersifat fluktuatif dan dapat berubah setiap hari mengikuti dinamika pasar global dan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, masyarakat perlu untuk memantau pembaruan harga melalui situs resmi seperti Antam, Pegadaian, atau penyedia terpercaya lainnya sebelum melakukan transaksi.













