SOREANG EKSPRES — Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) menggelar hajatan besar
bertajuk PERSIS Ramadhan Expo 2026 pada 6–8 Maret 2026 di kawasan Trans Studio Mall
Bandung. Kegiatan ini menjadi momentum kolaboratif yang mengintegrasikan tiga pilar utama
gerakan PERSIS, yakni dakwah, pendidikan, dan ekonomi, dalam satu rangkaian acara terbuka
untuk masyarakat luas.
Ketua Pelaksana PERSIS Ramadhan Expo 2026, H. Tatan Ahmad Santana, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai pameran atau expo konvensional, melainkan sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana
Ramadan.
“Melalui acara ini kami mengkolaborasikan berbagai kegiatan, mulai dari tausiah hingga
eksibisi. Target utama kami memang jamaah PERSIS, tetapi secara umum kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat Jawa Barat. PERSIS Ramadhan Expo ini bersifat inklusif dan kolaboratif, sehingga siapa pun dapat datang dan berpartisipasi,” ujar Tatan.
Ia menambahkan bahwa berbagai agenda kegiatan akan diselenggarakan di beberapa titik
lokasi dengan fokus yang berbeda.
Masjid Trans Studio Bandung akan menjadi pusat kegiatan tausiah dan dialog kebangsaan, sementara Ballroom Ibis Bandung Trans Studio akan menjadi lokasi pelaksanaan Edu Fair, Festival PAUD, serta program ketahanan keluarga yang diselenggarakan oleh badan otonom (Banom) PERSIS.
Selain itu, sejumlah sesi diskusi juga mengangkat isu kesehatan dan
penguatan keluarga. Selama tiga hari penyelenggaraan, PERSIS Ramadhan Expo 2026 menghadirkan 54
narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya Menteri Koperasi RI Feri Juliantono,
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat, serta sejumlah tokoh nasional dan tokoh PERSIS.
Di area expo, kegiatan ini juga diramaikan oleh 59 tenant UMKM, yang sebagian besar merupakan binaan Bidang Garapan Ekonomi PERSIS.
Menyasar Generasi Z dan Mendorong Literasi Ekonomi Syariah
Ketua Bidang Garapan Ekonomi PP PERSIS, H. Fajar Sulaiman, menekankan bahwa PERSIS
Ramadhan Expo 2026 juga menjadi bagian dari strategi organisasi untuk merangkul generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z).
Menurutnya, dakwah hari ini perlu menghadirkan pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman dan mampu menjangkau ruang-ruang baru yang dekat dengan generasi
muda.
“Transisi dakwah saat ini mulai bergeser dari kalangan senior kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini kami ingin membuka ruang berpikir anak-anak muda, sekaligus mendorong mereka untuk mengembangkan potensi ekonominya,” ujar Fajar.
Salah satu fokus utama dalam expo ini adalah literasi keuangan syariah, yang dinilai penting bagi generasi muda agar mampu mengelola keuangan secara bijak dan sesuai prinsip syariah.
“Kami ingin generasi muda memiliki tiga fondasi utama, yaitu berakhlak, berilmu, dan berwirausaha. Dengan literasi keuangan yang baik, kami berharap mereka mampu membangun kemandirian ekonomi sejak dini,” tambahnya.
Didukung Bank Syariah Indonesia dan Bank Mandiri
Dalam penyelenggaraan perdananya, PERSIS Ramadhan Expo 2026 juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Selain Bank
Syariah Indonesia (BSI) yang hadir sebagai partner strategis, dukungan juga datang dari Bank Mandiri yang turut mendukung terselenggaranya pagelaran perdana ini.
Kehadiran kedua institusi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, PERSIS berharap PERSIS Ramadan Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi ruang edukasi, inspirasi, dan penguatan kolaborasi bagi masyarakat luas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah strategis PERSIS dalam memperkenalkan wajah organisasi yang inklusif, progresif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sejalan dengan visi besar PERSIS menuju abad kedua perjalanannya. (*)







