SOREANG EKSPRES – Informasi paling dinanti-nanti khususnya bagi yang berminat menjadi anggota polisi, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah membuka pendaftaran Penerimaan Polri 2026 sejak Bulan Maret ini.
Ada empat jalur yang ditawarkan dalam seleksi penerimaan Polri kali ini, yakni Akpol, SIPSS, Bintara, dan Tamtama. Pendaftaran dilakukan secara online dengan satu portal resmi yang disediakan langsung oleh Polri untuk calon peserta.
yakni mengakses Link resmi pendaftaran: https://penerimaan.polri.go.id
Melalui situs ini, calon peserta bisa membuat akun, mengisi formulir, memilih jalur, serta mengunduh dokumen administrasi yang diperlukan.
Alur Rekrutmen penerimaan Polri
Adapun alur rekrutmen penerimaan Polri 2026 ini sudah bisa dilihat di website resmi tersebut yang dibagikan langsung oleh Bakomsus Polri.
Dimulai dengan sosialisasi penerimaan, kemudian melakukan pendaftaran online oleh peserta, dilanjutkan verifikasi secara online, lanjut ke pakta integritas, Rikmin awal, Rikkes 1, Cat Psikologi, TKK Aspek oengetahuan, Sidang menuju Rikkes 2, Rikkes 2, Uji Kesias, wawancara PSI & PMK, Rikmin akhir, Supervisi tim pansus, hingga sidang akhir kelulusan.
Tata Cara Pendaftaran Penerimaan Polri 2026
Pendaftaran dilakukan secara online terlebih dahulu sebelum verifikasi berkas fisik dilakukan di Polres sesuai domisili KTP peserta.
Berikut langkah-langkah pendaftaran yang perlu diikuti:
– Buka situs resmi pendaftaran di penerimaan.polri.go.id menggunakan perangkat yang terhubung internet.
– Pilih jalur pendaftaran sesuai kualifikasi, apakah Akpol, Bintara, atau Tamtama.
– Buat akun dengan mengisi data diri secara lengkap dan akurat pada kolom yang tersedia.
– Isi formulir pendaftaran secara menyeluruh tanpa ada bagian yang dikosongkan.
– Unggah seluruh dokumen administrasi yang diminta sesuai persyaratan jalur yang dipilih.
– Cetak formulir registrasi online sebagai bukti bahwa pendaftaran daring telah selesai.
– Lakukan verifikasi berkas fisik di Polres atau Polresta sesuai domisili yang tertera pada KTP.
Syarat Umum Peserta Penerimaan Polri 2026
Sebelum mendaftar, pastikan semua persyaratan sudah terpenuhi agar berkas tidak gugur di tahap administrasi paling awal.
Berikut syarat umum yang berlaku untuk seluruh jalur rekrutmen:
– Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
– Berusia sesuai ketentuan masing-masing jalur, Tamtama, Bintara, maupun Akpol.
– Sehat jasmani dan rohani serta tidak memiliki catatan kriminal apa pun.
– Memenuhi standar tinggi dan berat badan yang telah ditetapkan oleh Polri.
– Tidak pernah terlibat narkoba maupun tindak pidana dalam bentuk apa pun.
– Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia sesuai kebutuhan organisasi Polri.
– Detail persyaratan lengkap untuk setiap jalur tersedia dan dapat diunduh langsung melalui situs resmi penerimaan.polri.go.id.
Tips Lolos Seleksi penerimaan Polri 2026
Agar bisa lolos dalam setiap proses seleksi penerimaan Polri 2026, bisa mencoba beberapa tips untuk memperbesar peluang lolos seleksi, diantaranya :
– Latihan fisik secara rutin, terutama lari jarak jauh, sit-up, push-up, dan pull-up.
– Perkuat kemampuan akademik dengan berlatih soal-soal seleksi dari tahun sebelumnya.
– Jaga pola makan dan istirahat agar kondisi tubuh tetap prima menjelang tes kesehatan.
– Pahami setiap tahapan seleksi agar tidak kaget dan bisa tampil percaya diri.
– Pastikan tinggi dan berat badan memenuhi standar yang ditetapkan Polri sejak jauh hari.
– Hindari segala bentuk pelanggaran hukum karena rekam jejak akan ditelusuri secara mendalam.
– Persiapan yang dimulai lebih awal selalu memberikan hasil lebih baik karena rekrutmen Polri menuntut kesiapan fisik sekaligus mental yang kuat.
Seluruh proses rekrutmen ini dipastikan bebas dari pungutan biaya dalam bentuk apa pun tanpa terkecuali.
bahkan Polri menyebut, jika ada yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu dipastikan bukan bagian dari proses resmi yang diselenggarakan Polri.
Seleksi dijalankan menggunakan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis demi menjamin proses yang adil.
Polri mengimbau pendaftaran dilakukan secara mandiri karena jasa pihak ketiga yang menawarkan bantuan pendaftaran rawan penipuan.
Penerimaan Polri 2026 bukan sekadar soal memenuhi syarat administratif, tetapi juga soal membuktikan diri layak menjadi pelindung dan pengayom masyarakat.







