Dua Pelaku Pembegal Kurir di Bandung Saat Berteduh Ditangkap Polisi

SOREANG EKSPRES – Seorang kurir paket menjadi korban aksi pembegalan saat tengah berteduh di kawasan padat penduduk di Bandung.

Peristiwa ini sontak menyita perhatian warganet setelah rekamannya beredar luas di media sosial dan viral.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Maksudi, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 13.47 WIB.

Dalam video yang beredar, korban tampak tidak berdaya ketika sepeda motornya dirampas oleh sekelompok pelaku.

Polisi Tangkap Dua Pelaku, Dua Lainnya Masih Diburu

Pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus ini. Kapolsek Astanaanyar, Fetrizal S, mengonfirmasi bahwa dua pelaku telah berhasil diamankan di wilayah Pasir Koja.

“Dua orang sudah ditangkap, saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan rekaman CCTV di lokasi kejadian, jumlah pelaku diperkirakan mencapai empat orang.

Aparat kepolisian kini masih memburu dua pelaku yang masih buron.

Yang membuat kasus ini semakin mengkhawatirkan, aksi pembegalan dilakukan secara terang-terangan di siang hari dan di lingkungan permukiman warga.

Korban saat itu sedang berteduh di depan rumah warga ketika para pelaku datang dan langsung melancarkan aksinya.

Keberanian pelaku melakukan kejahatan di waktu dan lokasi yang relatif ramai menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Peristiwa ini menjadi viral setelah video kejadian diunggah oleh akun media sosial dan menyebar luas.

BACA JUGA:  Di Bawah KDS, ASN Kabupaten Bandung Raih Predikat "Kinerja Tinggi"

Banyak warganet mengecam aksi tersebut dan mendesak aparat untuk segera menangkap seluruh pelaku.

Kasus ini juga kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan, bahkan di situasi yang terlihat aman sekalipun.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Selain itu, warga juga diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *