SOREANG EKSPRES – Duel hidup mati babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Inggris di Stadion Azteca, Senin (6/7), berlangsung super dramatis. Diwarnai hujan kartu, dua penalti, hingga penundaan laga akibat cuaca buruk, The Three Lions akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2.
Tensi Tinggi Sejak Menit Pertama
Laga ini sudah terasa panas bahkan sebelum peluit sepak mula berbunyi. Faktor cuaca ekstrem yang mengancam keselamatan penonton sempat membuat pertandingan ditunda.
Begitu laga dimulai, intensitas tinggi langsung tersaji. Baru menit pertama, wasit sudah mengeluarkan kartu kuning. Gesekan antarpemain dan adu mulut kerap terjadi, membuat atmosfer di Stadion Azteca begitu mencekam sepanjang babak.
Petaka Kartu Merah dan Mental Baja Skuad Tuchel
Drama sesungguhnya terjadi di awal babak kedua. Pada menit ke-54, Inggris harus bermain dengan 10 orang setelah bek Jarell Quansah diganjar kartu merah langsung akibat melakukan pelanggaran keras.
Namun, kalah jumlah pemain justru memicu determinasi pasukan Thomas Tuchel. Inggris secara mengejutkan mampu memperlebar keunggulan menjadi 3-1 lewat eksekusi penalti dingin sang kapten, Harry Kane.
Gempuran Meksiko dan Tembok Kokoh Pickford
Meksiko enggan menyerah begitu saja di depan publik sendiri. Asa El Tri kembali membumbung setelah Raul Jimenez sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-69, mengubah papan skor menjadi 3-2.
Di sisa waktu pertandingan, Meksiko mengurung habis-habisan lini pertahanan Inggris. Beruntung bagi Inggris, Jordan Pickford tampil heroik di bawah mistar dengan deretan penyelamatan krusialnya. Lini belakang Inggris pun rela pasang badan memblokir setiap tembakan demi menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan 3-2 ini resmi membawa Inggris ke babak perempat final. Di fase berikutnya, ujian berat sudah menanti Harry Kane dkk. Mereka akan menantang Norwegia, tim kejutan yang sebelumnya sukses memulangkan raksasa Amerika Latin, Brasil, dengan kemenangan 2-1.(*)











