SOREANG EKSPRES – VinFast motor listrik resmi menawarkan skema kepemilikan yang berbeda dibanding sebagian besar motor listrik di Indonesia.
Selain dapat membeli baterai secara penuh, konsumen juga diberi pilihan berlangganan atau menyewa baterai dengan biaya bulanan yang relatif terjangkau.
Melalui sistem ini, harga motor menjadi lebih murah karena baterai tidak langsung dibeli di awal.
Konsumen cukup membayar biaya langganan setiap bulan dan dapat memanfaatkan jaringan penukaran baterai (battery swap) yang telah disediakan VinFast.
Lantas, bagaimana sistem sewa baterai VinFast dan berapa biaya yang harus dibayar setiap bulan?
Cara Kerja Sistem Sewa Baterai VinFast
VinFast menghadirkan tiga model motor listrik di Indonesia, yakni VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper.
Ketiga model tersebut menawarkan tiga pilihan kepemilikan, yaitu:
- Membeli motor beserta dua baterai.
- Membeli motor dengan satu baterai.
- Membeli motor tanpa baterai dan menggunakan sistem berlangganan baterai.
Melalui skema langganan, harga pembelian motor menjadi jauh lebih rendah karena biaya baterai dibayarkan secara bertahap setiap bulan.
Bagi konsumen yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh, tersedia pilihan menggunakan dua baterai sekaligus.
Biaya Sewa Baterai VinFast Motor Listrik
VinFast menetapkan biaya langganan baterai yang sama untuk seluruh tipe motor listriknya.
Berikut rinciannya:
- Langganan 1 baterai: Rp84.000 per bulan
- Langganan 2 baterai: Rp144.000 per bulan
Biaya tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Selain biaya langganan, pelanggan juga diwajibkan membayar deposit sebesar Rp300.000 untuk setiap baterai saat menerima kendaraan.
Deposit tersebut akan dikembalikan sepenuhnya setelah masa berlangganan berakhir, selama baterai dikembalikan sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Bisa Isi Daya di Rumah atau Tukar Baterai
Meski menggunakan sistem sewa baterai, motor listrik VinFast tetap dapat diisi ulang di rumah menggunakan charger.
Namun, VinFast juga menyediakan layanan battery swap melalui jaringan V-Green Battery Swap Station (BSS).
Apabila ingin menukar baterai, konsumen hanya dikenakan biaya sekitar Rp6.000 untuk satu kali battery swap.
Saat ini VinFast mengklaim telah menyiapkan lebih dari 2.000 titik battery swap di berbagai wilayah Indonesia guna memudahkan pengguna.
Promo Gratis Langganan Selama 1 Tahun
Untuk pembelian pada masa peluncuran, VinFast memberikan sejumlah keuntungan tambahan kepada konsumen.
Program promonya meliputi:
- Gratis biaya langganan baterai selama 12 bulan.
- Gratis hingga 20 kali battery swap setiap bulan selama satu tahun di jaringan V-Green.
Promo tersebut membuat biaya operasional motor listrik menjadi lebih hemat pada tahun pertama kepemilikan.
Berapa Harga Baterai Jika Ingin Membeli?
Bagi konsumen yang tidak ingin menggunakan sistem berlangganan, VinFast juga menyediakan opsi membeli baterai secara permanen.
Harga satu unit baterai dipatok sebesar Rp4.550.000 per unit.
Dengan demikian, konsumen bebas memilih apakah ingin memiliki baterai sendiri atau menggunakan sistem sewa sesuai kebutuhan.
VinFast juga memberikan garansi kendaraan yang cukup panjang.
Rinciannya sebagai berikut:
- Garansi utama selama 4 tahun atau 60.000 kilometer.
- Garansi tambahan 2 tahun atau 12.000 kilometer sesuai syarat dan ketentuan.
Secara keseluruhan, konsumen memperoleh perlindungan kendaraan hingga 6 tahun atau 72.000 kilometer.
Daftar Harga VinFast Motor Listrik dengan Skema Sewa Baterai
Berikut harga resmi ketiga model VinFast yang menggunakan sistem berlangganan baterai:
VinFast Evo
- Harga motor: Rp17,5 juta
- Sewa 1 baterai: Rp84.000/bulan
- Sewa 2 baterai: Rp144.000/bulan
- Battery swap: Rp6.000 sekali tukar
VinFast Feliz II
- Harga motor: Rp18,5 juta
- Sewa 1 baterai: Rp84.000/bulan
- Sewa 2 baterai: Rp144.000/bulan
- Battery swap: Rp6.000 sekali tukar
VinFast Viper
- Harga motor: Rp18,5 juta
- Sewa 1 baterai: Rp84.000/bulan
- Sewa 2 baterai: Rp144.000/bulan
- Battery swap: Rp6.000 sekali tukar
Dengan hadirnya sistem sewa baterai, VinFast menawarkan alternatif kepemilikan motor listrik yang lebih fleksibel.
Konsumen dapat memilih skema yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan finansial tanpa harus langsung mengeluarkan biaya besar untuk membeli baterai.













