Mengapa Disarankan Berbuka Puasa dengan Makanan Manis? Ini Penjelasannya!

Editor:

SOREANG EKSPRES – Berbuka puasa merupakan momen yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan haus. Tubuh yang berpuasa membutuhkan asupan energi segera agar dapat kembali beraktivitas dengan optimal. Salah satu cara terbaik untuk mengembalikan energi adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang manis.

Melansir dari Liputan6.com, Dokter Spesialis Gizi Klinik, Johanes Chandrawinata, menjelaskan bahwa makanan manis saat berbuka sangat bermanfaat untuk tubuh. “Asupan makanan manis dapat membantu mengembalikan kadar gula darah yang turun selama berpuasa,” ujar Johanes. Selain itu, tubuh yang berpuasa juga kehilangan cairan, sehingga berbuka dengan yang manis-manis sekaligus membantu menghidrasi tubuh secara cepat.

Berikut beberapa alasan penting mengapa kita dianjurkan berbuka puasa dengan yang manis-manis:

1. Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

Meskipun tidak ada hadist yang secara spesifik menyebutkan anjuran berbuka dengan makanan manis, ada hadist yang mendekati, yaitu:

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan kurma basah (ruthab). Jika tidak ada ruthab, maka berbuka dengan kurma kering (tamr). Jika tidak ada tamr, maka beliau minum dengan satu tegukan air.” (HR. Ahmad, Abu Dawud)

Hadist ini menunjukkan bahwa berbuka dengan sesuatu yang manis, seperti kurma, merupakan sunnah Nabi dan menjadi cara yang tepat untuk mengawali buka puasa.

2. Mengembalikan Energi Tubuh

Makanan dan minuman manis mengandung gula alami yang cepat diubah tubuh menjadi energi. Saat berpuasa, kadar gula darah menurun sehingga tubuh merasa lemas. Mengonsumsi makanan manis saat berbuka membantu memulihkan energi dan membuat tubuh kembali bugar.

BACA JUGA:  Kenapa Harus Kurma? Ini Manfaat Dahsyatnya untuk Tubuh Setelah Puasa

3. Pilihan Tepat: Kurma

Meskipun dianjurkan berbuka dengan yang manis, sebaiknya pilih makanan manis alami, bukan yang mengandung pemanis buatan. Kurma menjadi pilihan ideal karena mengandung gula alami yang dilepaskan secara perlahan sehingga gula darah tidak naik terlalu drastis. Selain itu, kurma juga kaya serat pangan yang baik untuk pencernaan dan membantu kelancaran buang air besar.

Dengan memperhatikan pilihan makanan manis yang sehat, berbuka puasa tidak hanya menyenangkan tetapi juga menyehatkan. Jadi, jangan ragu untuk memulai berbuka dengan kurma atau makanan manis alami lainnya agar tubuh segera pulih dan siap menjalani aktivitas setelahnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *