HP Android Ini Bakal Kehilangan Update Keamanan pada 2026

SOREANG EKSPRES – Sejumlah HP Android dari beberapa merek besar diperkirakan akan memasuki akhir masa dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan pada tahun 2026. Kondisi ini perlu diperhatikan pengguna, terutama bagi mereka yang masih memakai ponsel lawas untuk kebutuhan harian maupun menyimpan data penting.

Pada dasarnya, setiap smartphone Android memiliki masa dukungan perangkat lunak yang berbeda-beda. Setelah masa dukungan berakhir, perangkat tidak lagi menerima update sistem operasi maupun security patch secara rutin dari vendor.

Meski ponsel masih bisa digunakan seperti biasa, tidak adanya pembaruan keamanan dapat membuat perangkat lebih rentan terhadap celah keamanan baru. Risiko ini bisa berdampak pada perlindungan data pribadi, keamanan aplikasi, hingga kenyamanan penggunaan dalam jangka panjang.

Dikutip dari BGR, berikut daftar HP Android dari berbagai merek yang dijadwalkan berhenti mendapatkan dukungan update pada 2026.

Daftar HP Android yang Tak Lagi Dapat Update pada 2026

  1. Sony Xperia 5 V

Sony Xperia 5 V menjadi salah satu ponsel Android yang masuk daftar akhir masa dukungan pada tahun 2026. Ponsel ini dirilis pada 2023 dengan Android 13 dan dikenal memiliki kemampuan kamera yang cukup menonjol di kelasnya.

Namun, dukungan pembaruan resmi untuk Sony Xperia 5 V dijadwalkan berakhir pada 1 Agustus 2026. Setelah tanggal tersebut, perangkat ini tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan melalui sistem OTA.

Selain Xperia 5 V, Sony juga menghentikan dukungan untuk Xperia 1 V dan Xperia 10 V pada 2026.

  1. OnePlus 10T

OnePlus 10T juga masuk dalam daftar HP Android yang akan mencapai akhir masa dukungan pada 2026. Ponsel ini pertama kali diluncurkan pada Agustus 2022 dengan sistem operasi Android 12.

BACA JUGA:  Redmi K90 Max Resmi Meluncur, HP Monster dengan Baterai 8.500 mAh, Speknya Bikin Flagship Ketar-Ketir

Berdasarkan kebijakan pembaruan OnePlus, perangkat ini mendapat tiga kali pembaruan Android utama dan empat tahun pembaruan keamanan. Dengan begitu, dukungan untuk OnePlus 10T dijadwalkan berhenti pada Agustus 2026.

  1. Motorola Edge 2023

Motorola Edge 2023 merupakan ponsel Android lain yang akan kehilangan dukungan update pada 2026. Perangkat ini meluncur pada Oktober 2023 dengan Android 13 sebagai sistem operasi bawaan.

Motorola hanya memberikan jaminan dua tahun pembaruan OS dan tiga tahun pembaruan keamanan untuk perangkat ini. Masa dukungan resmi Motorola Edge 2023 diperkirakan berakhir pada akhir September 2026.

  1. Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro

Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro juga termasuk dalam daftar HP Android yang akan berhenti mendapatkan update pada 2026. Kedua perangkat ini dirilis pada 28 Oktober 2021 dengan Android 12.

Karena hadir sebelum Google menerapkan kebijakan pembaruan selama tujuh tahun, Pixel 6 dan Pixel 6 Pro hanya mendapat dukungan selama lima tahun. Android 17 disebut menjadi pembaruan besar terakhir bagi kedua ponsel tersebut.

Dukungan resmi untuk Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro dijadwalkan berakhir pada Oktober 2026.

  1. Motorola Moto G Stylus 5G 2023

Motorola Moto G Stylus 5G 2023 menjadi salah satu ponsel kelas menengah yang masa dukungannya akan selesai pada 2026. Ponsel ini dirilis pada Juni 2023 dengan Android 13.

Untuk seri ini, Motorola hanya memberikan satu kali pembaruan OS utama, yaitu Android 14, serta tiga tahun pembaruan keamanan. Masa dukungan resmi perangkat ini dijadwalkan berakhir pada akhir Juni 2026.

BACA JUGA:  5 Rekomendasi HP Android Kamera Super Jernih dan Memori Besar untuk Tahun 2026

Apa Dampaknya bagi Pengguna?

HP Android yang sudah tidak mendapatkan update tetap dapat digunakan untuk aktivitas dasar. Pengguna masih bisa memakai perangkat untuk menelepon, mengirim pesan, membuka media sosial, menonton video, hingga menjalankan aplikasi tertentu.

Namun, risiko keamanan akan meningkat karena perangkat tidak lagi menerima patch keamanan terbaru. Jika ditemukan celah keamanan baru, vendor tidak lagi memberikan perbaikan resmi untuk menutup kerentanan tersebut.

Bagi pengguna yang sering menggunakan ponsel untuk mobile banking, menyimpan data pribadi, bekerja, atau mengakses akun penting, kondisi ini patut menjadi perhatian. Mengganti perangkat ke model yang lebih baru bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan perlindungan keamanan yang lebih baik.

Selain itu, pengguna juga disarankan untuk tidak sembarangan memasang aplikasi dari luar Play Store, rutin memperbarui aplikasi, menggunakan autentikasi dua faktor, dan menghindari tautan mencurigakan agar risiko keamanan tetap dapat diminimalkan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *