Gol Kroasia Dibatalkan, Begini Cara Kerja Teknologi Adidas Trionda di Piala Dunia 2026

SOREANG EKPRES – Piala Dunia 2026 menghadirkan berbagai inovasi teknologi untuk meningkatkan akurasi pengambilan keputusan di lapangan. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah penggunaan Adidas Trionda sebagai bola resmi turnamen. Bola ini dibekali sensor pintar yang terhubung langsung dengan sistem pertandingan sehingga mampu memberikan data secara real-time kepada wasit dan Video Assistant Referee (VAR).

Teknologi tersebut menjadi sorotan saat laga Portugal melawan Kroasia. Pada menit ke-90+13, Josko Gvardiol sempat mencetak gol yang membuat para pemain Kroasia merayakan keberhasilan menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan Mario Pasalic.

Namun, perayaan itu tidak berlangsung lama. VAR melakukan pemeriksaan selama beberapa menit sebelum akhirnya wasit memutuskan menganulir gol tersebut karena terjadi offside dalam proses serangan. Keputusan itu memastikan Portugal tetap unggul hingga pertandingan berakhir.

Connected Ball Technology, Sensor Pintar di Dalam Bola

Salah satu teknologi utama pada Adidas Trionda adalah Connected Ball Technology. Di dalam bola tertanam sensor Inertial Measurement Unit (IMU) yang diposisikan di bagian tengah bola menggunakan sistem suspensi khusus agar tetap stabil saat pertandingan berlangsung.

Sensor ini mampu merekam pergerakan bola hingga 500 kali per detik (500Hz). Seluruh data, mulai dari kecepatan, arah putaran, lintasan bola, hingga sentuhan pemain, dikirim secara langsung ke sistem komputer pertandingan dengan tingkat akurasi sangat tinggi.

BACA JUGA:  Drama 5 Gol dan Kartu Merah! 10 Pemain Inggris Depak Meksiko dari Piala Dunia 2026

Karena bekerja secara terus-menerus sepanjang pertandingan, sensor tersebut menggunakan baterai yang harus diisi penuh sebelum kick-off. Dengan demikian, pengiriman data tetap stabil tanpa gangguan selama laga berlangsung.

Membantu VAR Mengambil Keputusan Lebih Akurat

Data dari sensor Trionda terhubung langsung dengan sistem VAR. Teknologi ini memudahkan wasit dalam menentukan momen ketika bola disentuh pemain, termasuk pada situasi handball maupun perebutan bola yang sulit terlihat melalui tayangan video.

Setiap kali bola menerima sentuhan, sensor akan menghasilkan sinyal yang langsung dikirim ke ruang VAR. Informasi tersebut menjadi bukti tambahan bagi wasit untuk menentukan waktu kontak bola secara presisi sehingga proses peninjauan menjadi lebih cepat dan akurat.

Kehadiran teknologi ini juga membantu mengurangi potensi kesalahan manusia ketika mengambil keputusan penting di pertandingan.

Semi-Automated Offside Technology (SAOT)

Peran paling penting Adidas Trionda terlihat pada penerapan Semi-Automated Offside Technology (SAOT). Sistem ini membutuhkan informasi yang sangat presisi mengenai waktu saat bola pertama kali ditendang oleh pemain.

Sensor 500Hz di dalam bola mampu mengunci momen tersebut hingga hitungan milidetik. Selanjutnya, data waktu itu dipadukan dengan posisi seluruh pemain yang direkam kamera pelacak tiga dimensi di stadion.

Seluruh informasi kemudian diproses oleh kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan visual garis offside secara otomatis. Hasil analisis inilah yang membantu wasit memastikan apakah seorang pemain berada dalam posisi offside atau tidak.

BACA JUGA:  Bertabur Emas dan Teknologi Canggih, Adidas Resmi Luncurkan "Trionda Final" untuk Fase Pamungkas Piala Dunia 2026

Teknologi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan VAR yang menganulir gol Kroasia ke gawang Portugal karena terdeteksi adanya offside pada awal proses serangan.

Teknologi Meningkatkan Transparansi Pertandingan

Adidas Trionda bukan sekadar bola resmi Piala Dunia 2026, tetapi juga menjadi bagian penting dari sistem teknologi pertandingan modern. Kombinasi sensor pintar, VAR, dan Semi-Automated Offside Technology membuat setiap keputusan dapat diambil berdasarkan data yang lebih akurat, cepat, dan transparan sehingga kualitas pertandingan terus meningkat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *