Sempat Dirawat Dua Kali, Pengobatan Ina Dijamin JKN

Editor:

SOREANG EKSPRES – Sempat Dirawat Dua Kali, Pengobatan Ina Dijamin JKN Sukabumi, Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, termasuk bagi peserta yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan dan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit. Melalui sistem pelayanan berjenjang, peserta dapat memperoleh pelayanan sesuai indikasi medis tanpa harus terbebani biaya pengobatan.

Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Ina (34), warga Sindangkerta, Kabupaten Sukabumi, yang telah menjadi peserta JKN selama kurang lebih tujuh tahun melalui kepesertaan suaminya sebagai Pekerja Penerima Upah (PPU). Ia menceritakan bahwa awalnya dirinya mengalami kondisi kesehatan yang belum dapat dipastikan secara pasti.

“Awalnya saya berobat dulu ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) karena sering merasa sakit dan kondisi badan menurun. Setelah diperiksa, penyakit saya masih belum diketahui secara jelas, akhirnya saya dirujuk ke rumah sakit,” ujar Ina, pada Jumat (22/05).

Selama menjalani perawatan di rumah sakit pertama, Ina dirawat selama kurang lebih satu minggu dengan keluhan demam dan muntah. Namun, karena keterbatasan alat pemeriksaan, dokter belum dapat memastikan diagnosis penyakit yang dialaminya.

“Waktu itu saya sempat dirawat selama seminggu karena demam dan muntah terus. Setelah kondisi membaik saya pulang, tapi tidak lama kemudian sakitnya kambuh lagi,” jelasnya.

Karena membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dengan fasilitas yang lebih lengkap, Ina kemudian dirujuk ke rumah sakit lain. Di rumah sakit tersebut, dokter akhirnya dapat memastikan penyakit yang dideritanya, yaitu radang pinggul, radang empedu, dan gangguan lambung.

BACA JUGA:  ICONNET Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat Lewat Keseruan TautauFestival 2026

“Saya kemudian dipindahkan ke rumah sakit yang alatnya lebih lengkap dan dirawat lagi selama 3 hari. Di sana baru diketahui kalau saya mengalami radang pinggul, radang empedu, dan penyakit lambung,” tuturnya.

Selama menjalani perawatan, Ina mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dan profesional dari tenaga kesehatan di rumah sakit. Ia juga menegaskan tidak pernah merasakan adanya perbedaan pelayanan meskipun menggunakan BPJS Kesehatan.

“Selama saya dirawat, baik yang seminggu maupun yang tiga hari, pelayanan yang saya terima sangat baik dan profesional. Saya juga tidak merasakan adanya diskriminasi karena menggunakan BPJS Kesehatan,” ungkap Ina.

Ina mengatakan bersyukur karena seluruh proses pengobatan, mulai dari rawat inap, pemeriksaan, hingga kontrol rutin yang masih dijalaninya saat ini seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai prosedur.

“Selama saya berobat sampai kontrol rutin sekarang, tidak ada sedikitpun biaya yang saya keluarkan karena semuanya ditanggung BPJS Kesehatan. Saya jadi lebih tenang kalau sakit,” ungkap Ina.

Ia juga menepis isu mengenai pembatasan hari rawat inap bagi peserta JKN. Menurutnya, lama perawatan ditentukan berdasarkan kondisi pasien dan indikasi medis dari dokter. “Kalau terkait isu pembatasan hari rawat inap itu tidak benar. Saya sendiri pernah dirawat sampai seminggu dan semuanya mengikuti kondisi pasien serta keputusan dokter,” tegasnya.

Selain pelayanan kesehatan, Ina turut merasakan manfaat layanan digital BPJS Kesehatan melalui fitur Antrean Online dan Skrining Riwayat Kesehatan di Aplikasi Mobile JKN.

BACA JUGA:  Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik Untuk Lingkungan Berkelanjutan

“Sekarang ambil antrean jauh lebih mudah lewat Mobile JKN. Dulu harus datang subuh-subuh untuk antre manual dan belum tentu dapat nomor, sekarang bisa ambil antrean kapan saja dan di mana saja. Saya juga pernah menggunakan fitur Skrining Riwayat Kesehatan, jadi lebih praktis,” katanya.

Di akhir, Ina menyampaikan rasa syukur dan harapannya terhadap Program JKN yang telah membantu dirinya dan keluarga dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kesannya sangat membantu bagi kami. Kalau harus operasi atau berobat tanpa BPJS tentu sangat berat. Alhamdulillah semuanya ditanggung BPJS Kesehatan. Harapan saya, semoga pelayanan BPJS kedepannya bisa semakin baik lagi, walaupun sampai sekarang pengalaman saya pelayanannya sudah baik dan ramah,” tutup Ina. (rls/rie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *