Sekolah Rakyat Bandung Punya Asrama, Rusun Guru hingga Kolam Retensi

SOREANG EKSPRES – Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Bandung sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

Proyek yang berlokasi di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini menjadi salah satu sekolah rakyat terbesar yang tengah disiapkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Selain berdiri di kawasan dataran tinggi dengan udara yang relatif sejuk, kompleks pendidikan ini juga dirancang menggunakan sistem pengendalian banjir melalui pembangunan tiga kolam retensi agar tetap aman saat musim hujan.

Sekolah Rakyat Bandung Dibangun di Kawasan Sejuk

Sekolah Rakyat Bandung berlokasi di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, yang dikenal memiliki udara relatif lebih dingin dibanding sejumlah wilayah lain di Jawa Barat.

Lokasinya juga dinilai strategis karena hanya berjarak sekitar 10 menit dari Gerbang Tol Soreang dan dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung.

Kondisi tersebut diharapkan dapat mempermudah akses bagi tenaga pendidik, peserta didik, maupun masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas pemerataan pendidikan sekaligus investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.

Menurutnya, pembangunan dilakukan dengan tetap mengutamakan kualitas sehingga fasilitas pendidikan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dilengkapi Tiga Kolam Retensi untuk Antisipasi Banjir

Salah satu keunggulan Sekolah Rakyat Bandung adalah penerapan sistem drainase terpadu yang dilengkapi tiga kolam retensi.

BACA JUGA:  Bupati Bandung Berharap Muslimat Turut Aktif Jadi Penggerak Program Pembangunan Perempuan dan Anak

Fasilitas tersebut dibangun untuk menampung limpasan air hujan sehingga tidak menyebabkan genangan maupun banjir di kawasan sekolah maupun permukiman di sekitarnya.

Ketiga kolam retensi tersebut memiliki luas sekitar:

  • 620 meter persegi.
  • 710 meter persegi.
  • 240 meter persegi.

Sementara kapasitas tampung masing-masing mencapai:

  • 1.550 meter kubik.
  • 1.775 meter kubik.
  • 600 meter kubik.

Keberadaan kolam retensi menjadi bagian dari konsep pembangunan infrastruktur yang memperhatikan aspek keselamatan, keberlanjutan, dan pengelolaan lingkungan.

Pembangunan Dikebut Jelang Tahun Ajaran Baru

Untuk mengejar target penyelesaian sebelum Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Kementerian PU menerapkan berbagai strategi percepatan konstruksi.

Langkah tersebut meliputi penambahan jumlah tenaga kerja serta penerapan sistem kerja tiga shift sehingga proses pembangunan dapat berlangsung selama 24 jam.

Selain itu, pekerjaan penyelesaian bangunan dipercepat melalui penggunaan metode stick on wall berbahan UPVC sebagai pengganti proses plester dan aci konvensional.

Pemerintah juga memastikan pasokan material konstruksi tetap tersedia agar pembangunan tidak mengalami hambatan.

Hingga saat ini, progres pembangunan Sekolah Rakyat Bandung telah mencapai sekitar 84,8 persen.

Berdiri di Lahan 6,5 Hektare

Sekolah Rakyat Bandung dibangun di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan total luas bangunan mencapai 26.876,43 meter persegi.

Nilai kontrak pembangunan proyek tersebut mencapai sekitar Rp264,7 miliar.

Dengan luas kawasan yang cukup besar, sekolah ini dirancang menjadi kompleks pendidikan terpadu yang mampu menunjang berbagai aktivitas belajar mengajar.

BACA JUGA:  Persatuan Islam Gelar PERSIS Ramadan Expo 2026, Kolaborasikan Dakwah, Pendidikan, dan Ekonomi

Fasilitas Lengkap untuk Mendukung Pendidikan

Sekolah Rakyat Bandung akan dilengkapi berbagai fasilitas modern guna menunjang kenyamanan siswa dan tenaga pendidik.

Fasilitas yang disiapkan meliputi:

  • Gedung SD.
  • Gedung SMP.
  • Gedung SMA.
  • Asrama putra.
  • Asrama putri.
  • Rumah susun guru.
  • Masjid.
  • Gedung serbaguna.
  • Dapur umum.
  • Kantin.
  • Lapangan olahraga.
  • Berbagai sarana penunjang pendidikan lainnya.

Dengan konsep tersebut, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menyediakan lingkungan pendidikan yang terpadu dan mendukung kegiatan siswa selama menempuh pendidikan.

Pembangunan Sekolah Rakyat Bandung merupakan bagian dari program pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang layak, aman, dan modern.

Selain memperhatikan kualitas bangunan, proyek ini juga mengedepankan aspek lingkungan melalui pembangunan sistem drainase dan kolam retensi untuk mengurangi risiko banjir.

Jika selesai sesuai target, Sekolah Rakyat Bandung diharapkan dapat mulai dimanfaatkan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027 dan menjadi salah satu pusat pendidikan modern yang mendukung pemerataan pendidikan di Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *